Kemenristekdikti – Arab Saudi Jalin Kerja Sama Sains & Pendidikan Tinggi

Kemenristekdikti Jalin Kerja Sama Riset dan Pengembangan Pendidikan Tinggi Dengan Arab Saudi

Screenshot_2017-03-02-09-24-15-1

KAMIS, 02 MARET 2017 ,02:13:00 WIB

RMOL. Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi akan melakukan kerja sama riset dan pendidikan tinggi khususnya di bidang mineral dan material dalam kurun tiga tahun ke depan dengan pemerintah Arab Saudi.

“Saya sudah komunikasi lama dengan pemerintah Kerajaan Arab Saudi melalui duta besarnya di Jakarta untuk bisa mewujudkan kerja sama ini. Arab Saudi punya kerja sama riset luar biasa di bidang mineral dan material dengan Amerika Serikat dan Eropa sehingga mereka lebih maju,” jelas Menristekdikti Mohamad Nasir kepada wartawan di Jakarta, Rabu (1/3).

Menurutnya, Arab Saudi memberikan fasilitas 200 hingga 250 beasiswa pendidikan tinggi nonreligi, yakni khusus di bidang sains dan engineering untuk Indonesia. Saat ini baru 25 kuota yang dimanfaatkan. Dan harapannya peluang beasiswa dari negara tersebut dapat dimanfaatkan dengan baik oleh mahasiswa Indonesia.

“Saya baru akan meminta tambahan jika memang kuota itu kurang,” kata Nasir.

Dia menjelaskan, masih banyak masyarakat di Indonesia yang menganggap pendidikan tinggi Arab Saudi tertinggal, sehingga sejumlah kalangan masih enggan memanfaatkan fasilitas beasiswa tersebut. Namun, setelah melihat langsung ternyata diketahui fasilitas dan riset di Arab Saudi berkembang dengan baik.

Perguruan tinggi Arab Saudi dalam 10 tahun lalu memang masih di bawah Indonesia. Pada 2016, berada di peringkat 225 dan saat ini berada di posisi 181 dari 500 perguruan tinggi terbaik di dunia.

“Kerja keras mereka luar biasa. Maka kita ingin bekerja sama di bidang pendidikan tinggi maupun riset, khususnya di bidang mineral dan material ini,” ujar Nasir.

“Ini saya ingin belajar dari mereka untuk mengembangkan pendidikan tinggi di Indonesia seperti itu. Di dalam MoUnya yaitu kerjasama di bidang pengembangan pendidikan tinggi dan kerjasama dibidang riset. Ini yang kamu tonjolkan. MOU dimulai dari hari ini sampai 3 tahun kedepan, baru di renew,” paparnya

Penandatanganan MoU riset dan pendidikan tinggi dengan Arab Saudi dilakukan bersamaan dengan kunjungan kenegaraan Raja Salman ke Indonesia. [wah]